Pemerintah Targetkan Makanan Halal Indonesia Jadi Nomor 1 Dunia di 2023

0
243

Pemerintah menargetkan Indonesia menjadi negara nomor satu dunia makanan dan minuman halal pada 2023. Pernyataan tersebut disampaikan Aqil Irham, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama, saat menghadiri acara industri halal di Thamrin, Jakarta.

Dalam event ini juga dihadiri Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, juga diluncurkan State of The Global Islamic Economy (SGIE) Report 2022. Dalam laporan yang dirilis oleh DinarStandard ini, disebutkan bahwa Indonesia menempati peringkat dua dunia untuk kategori makanan dan minuman halal (halal food and beverages), serta peringkat empat dalam pembangunan ekonomi syariah.

“Target kami Indonesia menjadi nomor 1 dunia dalam makanan dan minuman halal pada 2023. Sementara industri busana sopan (modest fashion) Indonesia akan menjadi nomor 1 dunia pada 2024,” ungkap Aqil, Selasa (24/5/2022).

Aqil melanjutkan, hal ini sejalan dengan kebijakan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin untuk menjadikan Indonesia sebagai hub global industri makanan dan minuman halal pada 2024. “Itu juga telah dinyatakan sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi untuk mencapai Indonesia maju,” tambahnya.

Untuk mendorong pencapaian tersebut, Aqil mengatakan BPJPH  telah meluncurkan Program Sertifikasi Halal Gratis atau Program SEHATI bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK). “Kita targetkan, sampai akhir tahun ini ada 10 juta produk bersertifikat halal yang akan dirilis melalui program SEHATI,” kata Aqil.

Untuk memenuhi target tersebut, BPJPH telah melakukan selfdeclaration sertifikasi Halal, khususnya bagi UMK/UMK dengan skema pendampingan PPH (Proses Produk Halal); serta memperbanyak LPH (Badan Pemeriksaan Halal). Sejumlah pelatihan juga telah diadakan untuk pendampingan PPH, supervisor halal, auditor, asesor, dan rumah potong hewan (RPH).

Dalam kesempatan tersebut, Aqil yang juga mendampingi Wapres Ma’ruf Amin meresmikan Halal Center Indonesia mengapresiasi keterlibatan pengusaha ritel yang membuka peluang bagi para UMKM penyedia produk halal. “Kolaborasi dan kerjasama yang baik ini penting untuk diteruskan guna mendukung perkembangan masa depan Indonesia di pasar halal global,” tandasnya.

Sumber : Kemenag


0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments